SMPK 5 PENABUR JAKARTA: WORKSHOP CREATIVE WRITING BERSAMA IRENA TJIUNATA

Hari Kamis,14 Januari 2010 lalu, SMPK 5 bekerja sama dengan Gramedia Pustaka Utama mengadakan Workshop Menulis Kreatif yang menghadirkan seorang penulis novel pendatang baru bernama Irena Tjiunata.

Peserta workshop tak lain adalah siswa-siswi SMPK 5 kelas tujuh hingga sembilan yang telah dipilih oleh guru-guru Bahasa Indonesia. Acara workshop yang dimulai sejak pukul 10 pagi itu bertempat di aula SMPK 5 lantai empat.

Acara workshop tahunan SMPK 5 itu, diawali dengan kata sambutan dari ketua panitia, Ibu Inne, yaitu guru Bahasa Indonesia kelas delapan dan dilanjutkan dengan pembacaan biodata singkat Kak Iren (sapaan akrab Irena Tjiunata) oleh Ibu Ida selaku pustakawati SMPK 5. Seusai pembacaan biodata, sessie pun dimulai. Dibanding tahun dengan tahun-tahun sebelumnya, pembicara pada workshop kali ini cukup berbeda.

Jika pada tahun lalu misalnya, penulis novel yang menjadi pembicara, Luna Torashyngu, sudah menghasilkan cukup banyak novel remaja dalam berbagai jenis. Tetapi kali ini, penulis novel yang diundang baru menghasilkan satu novel terbitan Gramedia Pustaka Utama. Meskipun demikian, pengalaman-pengalaman dalam perjalanannya menjadi penulis patut diacungi jempol. Tantangan demi tantangan ia hadapi tanpa putus asa walau harus ditolak di berbagai penerbit dan dipusingkan dengan ulah penerbit yang sering tidak memberi kabar tentang naskah buatannya.

Dalam sessie tersebut, selain membagikan pengalaman menulis, Kak Iren juga memberikan tips-tips dalam menulis dan memotivasi para peserta workshop untuk mengembangkan kreativitas melalui goresan-goresan panjang di atas kertas. Setelah menyelesaikan presentasi tentang tips dan langkah-langkah menulis, Kak Iren memberikan kesempatan bagi para peserta yang ingin bertanya berhubungan dengan tulis menulis.

Segmen pertanyaan dilanjutkan dengan acara makan siang selama kurang lebih setengah jam. Agar tidak memakan waktu, segera setelah makan siang selesai peserta diberi kesempatan untuk menuangkan imajinasinya dengan membuat karangan singkat sesuai tema yang diberikan. Dari sekian banyak karangan singkat yang dibuat, diambil enam tulisan terbaik secara objektif melalui penilaian dari Kak Iren dan tim editor dari Gramedia Pustaka Utama. Enam siswa-siswi yang menghasilkan karangan terbaik berhak atas bingkisan yang telah disediakan sekolah. Selain itu hadiah juga diberikan bagi siswa-siswi yang rajin pergi sekaligus meminjam buku di perpustakaan serta untuk kelas-kelas terbaik yang memiliki presentase tertinggi mengunjungi perpustakaan.

Acara workshop menulis kreatif diakhiri dengan acara foto bersama dengan Kak Iren, tim dari Gramedia, dan guru-guru SMPK 5.Workshop menulis kreatif yang telah diselenggarakan diharapkan dapat memacu semangat para remaja khususnya siswa-siswi SMPK 5 untuk berkarya dan menuangkan inspirasi lewat menulis. Tuhan Memberkati.

Magdalena Uli (8F/27)