LIVE IN SMPK 5 PENABUR Jakarta Ke Desa Gunung Putri

IMG_3090 IMG_3109

Pada hari Sabtu (9/1) lalu, tepatnya jam 06.00 pagi kami berangkat ke Desa Gunung Putri. Ada 40 siswa pilihan dan 10 guru pendamping. Kami saling membantu satu sama lain untuk mengangkut barang-barang untuk disana. Kami juga sangat antusias untuk cepat-cepat sampai di Gunung Putri. Dalam perjalanan yang cukup panjang, kami menghabiskan waktu untuk bercanda, bermain, bernyanyi bersama, dan membicarakan hal-hal yang akan kami lakukan disana. Kami sampai di Pos pada pukul 12.00 siang. Kami berdoa kepada Tuhan atas perlindungannya, lalu penyerahan anak ke orangtua asuh. Setelah penyerahan dan foto bersama keluarga asuh, kami menuju ke rumah kami masing-masing. Tak hanya berdiam diri dan mengobrol dirumah, kami juga bekerja membantu pekerjaan ibu atau bapak asuh kita. Kebenyakan dari mereka berkebun labu, memelihara kelinci, juga sapi. Setelah kami selesai bekerja, kami bersiap-siap lalu kumpul ke Pos untuk latihan vokal group pada esok hari di Gereja.
Pada hari Minggu (10/1), kami bersiap-siap untuk ke gereja. Kami berkumpul ke Pos lalu berangkat dengan angkot. Sesampainya di Gereja Kristen Pasundan Lembang, kami latihan sekaligus uji panggung. Setelah itu kami mengikuti ibadah dengan tenang. Selesai khotbah kami pun menyanyikan satu lagu pujian yaitu “Kecaplah dan Lihatlah”. Setelah itu Ibu Vivi membawakan kata sambutan dan terimakasih kepada jemaat GKP Lembang. Setelah kami ibadah, kami mengganti baju kita dengan kaos bernuansa merah. Kami juga briefing untuk mengajar di SDN 12 Lembang. Sebelum kami berjalan ke Floating Market, kami mengisi perut kita dengan mie dan baso. Emang ya, kalau suasana dingin seperti di gunung, bawaannya laper terus. Setelah kami beserta guru selesai makan, kami bersama-sama jalan menuju ke Floating Market. Perjalan sekitar 2 km dari gereja. Di Floating Market kami bermain, dan makan sore. Di Floating Market kita bisa memakan berbagai jenis makanan, mulai dari sate kelinci, martabak, soto, nasi kari, tutut, pisang goring, kolak, sampai kue cubit. Kita juga bisa naik perahu, menaiki becak mini, flying fox, mengasih makan kelinci, dan bisa melihat miniatur kereta paling besar di Indonesia. Setelah itu, pada jam 15.30 kami berkumpul pintu masuk, lalu kami bersama-sama pulang dengan angkot ke Gunung Putri. Kami beristirahat dan beberapa dari kami berkumpul dan mengobrol bersama. Tapi pada sore hari hujan datang, dan kami hanya bisa berdiam diri dirumah.
Hari Senin (11/1) adalah hari terakhir kami mengikuti live in. Hari yang menurut kami adalah hari yang menyedihkan. Sebelum kami pulang, pagi harinya kami berkumpul ke Pos. Dari Pos kami berjalan bersama menuju SDN 12 Lembang untuk mengajar. Kami dibagi kelompoknya dan mengajarkan materi yang berbeda-beda tiap kelasnya. Awalnya kami merasa canggung dan malu untuk mengajar, tapi kami bisa membantu, dan mengajarkan teman-teman kami mulai dari kelas 1-6 berbagai macam materi yang belom mereka ketahui lebih dalam. Sesudah itu kami berfoto bersama dengan guru, dan tak lupa memberi salam perpisahan dengan warga SDN 12 Lembang. Kami menuju ke Gereja lagi untuk makan bersama. Sebelumnya ada kata sambutan dari Ibu Uli wakil dari guru SMPK 5, Patricia wakil dari kami, Ibu Evelin wakil dari orangtua asuh, dan Pak Joshua untuk memimpin doa makan siang kami. Setelah itu kami makan bersama dengan keluarga asuh dan foto bersama. Setelah makan, kami bermain bersama di taman gereja. Tak terasa kami harus berpamitan dengan keluarga asuh kami. Berat rasanya untuk meninggalkan mereka, karena kami sudah merasa bahwa itu keluarga kami juga. Itu adalah momen yang tidak pernah terlupajan oleh kita peserta Live In SMPK 5. Kami juga sangat berterima kasih kepada Tuhan, karena sudah memberikan hidup yang sangat bercukupan bagi kami. – Indri Elsa / 8E

IMG_2819IMG_3039IMG_3232