Debora, Juara 1Lomba News Reading Se DKI-Jakarta

debora1

Kecintaan pada bahasa. Buat saya, Pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia di sekolah ternyata menanamkan cara berpikir kritis. Kritis dalam membaca,menyusun dan menganalisa kalimat, paragraph, dan artikel. Hal tersebut sejalan dengan didikan critical thinking dari ayah saya. Dua tahun terakhir ini saya jadi bergairah untuk membaca dan mempelajari karya-karya sastra terkenal, juga mengikuti berita local dan internasional. Hal tersebut menjadi modal besar dalam saya mengikuti lomba News Reading.

Lomba dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu tahap kecamatan, kotamadya, dan propinsi. Jarak setiap tahapan adalah 1 minggu. Wow, 7 hari! dengan persiapan teks lomba sekitar 3 hari. Ketekunan, kegigihan, dan memanfaatkan waktu dengan efektif menjadi prinsip-prinsip saya untuk berani bermimpi besar dalam lomba ini.

Saya membagi persiapan lomba menjadi persiapan sendiri, bersama guru, dan bersama keluarga. Persiapan mencakup latihan pengucapan, intonasi, penambahan vocabulary, serta kritis dalam memahami berita.

Final ternyata membuat kejutan dengan peraturan bahwa teks lomba dibagi pada hari H saat peserta sudah berkumpul di ruangan lomba. Dengan tekun dan gigih saya membedah setiap paragraf dan memikirkan bagaimana mengkomunikasikannya nanti. Tantangan muncul berupa bagaimana pengucapan kata-kata yang baru bagi saya. Saya tak henti-hentinya berdoa agar rasa takut dan gentar segera hilang, diganti dengan ketenangan dan kecerdasan.

Terima kasih Tuhan Yesus, terima kasih untuk bimbingan dan doa guru-guru di sekolah, untuk doa bersama Mam Ary setiap pagi sebelum berangkat ke tempat lomba, untuk dukungan orang tua dan kakak tercinta. Maju terus Penaburku!