BELAJAR MANDIRI DAN PEDULI

Pembelajaran karakter bisa dilakukan di mana saja, termasuk di masyarakat. Dalam menumbuhkan pendidikan karakter, pada tanggal 19 Maret 2018 – 21 Maret 2018 sekolah SMPK 5 PENABUR mengadakan kegiatan live in. Kegiatan live in ini diikuti oleh 49 siswa kelas 7 dan 8 serta 10 guru pendamping, dengan menempati beberapa rumah di Desa Jayagiri, Lembang, Jawa Barat. Berangkat dan pulang kami menggunakan transportasi bus yang mengantar kami dari sekolah SMPK 5 PENABUR ke gereja. Peserta berangkat dari Jakarta pukul 05.00 dan sampai di Lembang pukul 09.00. Sesampainya disana siswa-siswi langsung disambut oleh pendeta dan warga-warga yang ada disana. Peserta juga sempat makan siang di gereja tersebut, setelah itu pergi ke Desa Jayagiri untuk bertemu setiap orang tua asuh masing-masing.

Selama kegiatan live in peserta tidak hanya melakukan kegiatan bersama orang tua asuh masing-masing. Di hari pertama dan hari kedua peserta wajib membantu segala segala kegiatan orang tua asuh, yang kebanyakan bekerja sebagai petani maupun peternak. Maka dalam keseharianya kami tidak lepas dari kegiatan berkebun ataupun membantu membereskan rumah orang tua asuh masing-masing. Selain membereskan rumah kami juga membantu memasak makanan yang akan dimakan oleh keluarga orang tua asuh masing-masing. Di hari kedua kami diberi waktu untuk  membeli keperluan orang tua asuh kami yang belum terpenuhi seperti sapu, pel, tempat sampah, dan lain-lainya di pasar. Selain membantu orang tua asuh masing-masing peserta live in juga dipersilakan untuk berjalan-jalan disekitar desa sambil menemani anak orang tua asuh bermain.

Di hari ketiga kami datang ke sebuah sekolah sekolah dasar yang letaknya dekat dengan desa Jayagiri untuk mengajar murid-murid disana. Dalam kegiatan mengajar kami dibagi beberapa kelompok mengajar, kami memiliki waktu mengajar selama 2 jam. Setelah selesai kami kembali pergi ke gereja tempat awal kami sampai di Lembang dan di sinilah peserta terakhir bertemu dengan orang tua asuh kami. Walaupun hanya 3 hari tinggal bersama mereka, peserta sudah dianggap seperti anak mereka sendiri. Pengalaman ini dapat menjadi pelajaran penting dalam kehidupan setiap peserta. Dari kegiatan ini peserta bisa menjadi seorang anak yang lebih peduli, mandiri, bertangung jawab, belajar untuk beradaptasi di lingkungan yang berbeda, dan melihat sesuatu dengan pandangan yang baik.

Monica Berliana Putri (7E)